Ad2EmqMcFm0njbfrDaezuALzMRJa38KmfggzzFGw
WILLMET
Review jujur barang dan jasa, life hacks, perspektif pribadi. Spill pengalaman asli tanpa disensor. Tips cerdas yang pasti berguna.

Dikick dari Zoom Interview IT Security

Ditanya banyak hal sekaligus saat Zoom interview IT Security, sempat diam beberapa detik, eh langsung dikick tanpa alasan.

Gw mau cerita dikit soal pengalaman interview paling absurd seumur hidup gw. Tanggal 21 Oktober 2025 kemarin, gw ada jadwal Zoom sama tim rekruter berinisial K dan manager yang katanya manager IT berinisial A. Dan perusahaan ini salah satu grup tambang gede berinisial HN di Halmahera untuk posisi IT Security ( di kantor pusat mereka di Jakarta). Jujur, awalnya gw semangat banget karena industrinya oke dan lokasinya strategis. Tapi kenyataannya? Asli, bikin geleng-geleng kepala.


Kacau dari Awal (Red Flags Everywhere)

Pertama, HRD sama Manager IT-nya telat 30 menit. Oke, gw masih maklumin. Tapi pas masuk, koneksi mereka ampas banget. Yang paling kocak? Mereka pake mic murah yang kabelnya harus dilipet-lipet dulu biar suaranya keluar. Bayangin, perusahaan tambang gede tapi infrastruktur dasarnya aja kayak gitu.


Diberondong Pertanyaan Borongan

Begitu sesi mulai, si Manager langsung to the point tapi nada bicaranya buru-buru banget. Tanpa basa-basi, dia langsung nembak gw pake 7 pertanyaan sekaligus dalam satu napas: dari profil, project, alasan join, sampe alasan gw cabut dari kantor lama dan ada pertanyaannya yang dah gw langsung lupa. 


Udah Suara Jelek, Main Kick Aja

Karena suaranya nggak jelas (efek mic dilipet tadi) dan pertanyaannya borongan, gw sempet diem beberapa detik buat nyusun jawaban dan nanya ulang biar nggak salah tangkap. Eh, belum sempet gw ngomong satu kalimat pun, si Manager cuma bilang "cukup" dan Zonk! gw langsung dikeluarkan dari zoom meeting itu. Nggak ada peringatan, nggak ada kata penutup, apalagi feedback.


Pelajaran Buat gw

Sampai sekarang nggak ada kabar atau email basa-basi pun dari mereka. gw nggak sedih karena gagalnya, tapi kecewa sama etikanya. Masa perusahaan gede gini profesionalitasnya di bawah standar?

Posting Komentar